Blog Archive
- 2017 (9)
- 2016 (69)
-
2015
(38)
- Mei(2)
- April(2)
- Maret(9)
- Februari(13)
-
Januari(12)
- Solid Team Work
- Respons Pembeda
- Gagasan yang Meyakinkan Dalam Tulisan
- Elang atau Kalkun
- Wiro Sableng #16 : Hancurnya Istana Darah
- Tak Menulis Apa-Apa
- Wiro Sableng #20 : Hidung Belang Berkipas Sakti
- Pertemukan Saja Saya dengan Neraka
- Wiro Sableng #30 : Dosa Dosa Tak Berampun
- Asal Usul Memberi Angpao
- Inilah Saat yang Kami Tunggu
- Mengapa Kucing Selalu Mengejar Tikus
- 2014 (122)
- 2011 (3)
Blog Archive
-
▼
2015
(38)
-
▼
Januari
(12)
- Solid Team Work
- Respons Pembeda
- Gagasan yang Meyakinkan Dalam Tulisan
- Elang atau Kalkun
- Wiro Sableng #16 : Hancurnya Istana Darah
- Tak Menulis Apa-Apa
- Wiro Sableng #20 : Hidung Belang Berkipas Sakti
- Pertemukan Saja Saya dengan Neraka
- Wiro Sableng #30 : Dosa Dosa Tak Berampun
- Asal Usul Memberi Angpao
- Inilah Saat yang Kami Tunggu
- Mengapa Kucing Selalu Mengejar Tikus
-
▼
Januari
(12)
About Me
Pengikut
Diberdayakan oleh Blogger.
IKLAN
Rabu, 07 Januari 2015
Wiro Sableng #30 : Dosa Dosa Tak Berampun
Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Karya: Bastian Tito
MESKIPUN tanah Jawa dikenal sebagai pusat perkembangan ilmu silat dan kesaktian, namun beberapa daerah di tanah air telah pula mendapat nama harum berkat kehebatan para tokoh silat serta kesaktian yang mereka miliki. Salah satu di antaranya adalah daratan Aceh di Ujung Utara Pulau Andalas.
Dalam serial Wira Sableng berjudul "Raja Rencong Dari Utara" telah dikisahkan munculnya seorang tokoh silat sakti mandraguna, bernama Hang Kumbara, bergelar Raja Rencong Dari Utara. Di situ dikisahkan bagaimana Raja Rencong berusaha mendirikan apa yang disebut Partai Topan Utara. Dia mengundang berbagai tokoh silat yang ada di pulau Andalas bahkan dari outau Jawa untuk datang ke Bukit Toba guna mengadakan pertemuan dan membicarakan rencana besar itu. Padahal di balik semua itu Raja Rencong mempunyai maksud keji yakni hendak membunuh semua para tokoh silat yang hadir. Bilamana para tokoh itu berhasil disingkirkan maka dia akan menjadi raja diraja rimba persilatan.
Raja Rencong mulai dengan menghancurkan Pesantren Suhudilah. Para pengurus pesantren yakni Kiyai Hurajang, Kiyai Selawan dan Kiyai Tanjung Laboh mati di tangan Raja Rencong. Padahal tiga Kiyai itu merupakan orang-orang berkepandaian t
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #30 : Dosa Dosa Tak Berampun Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar