- 2017 (9)
- 2016 (69)
- 2015 (38)
-
2014
(122)
-
Desember(21)
- Abdiku Untukmu Keluarga Kecilku
- 10 Tips Meningkatkan Daya Kreativitas
- Filosofi Sungai
- Pria, Cinta dan Matahari
- Mengasah Jiwa Entrepreneur
- Di Seberang Padang Rumput Ilalang
- Bahasa Aneh -- Dongeng dari Negeri Swiss
- Ada Teman di Balik Pelangi
- Rencana Allah Pasti Indah
- Diantara Mahasiswa dan Dosen
- Cinta Titik
- My Book Diary
- Uji Sugestibilitas : Perlukah?
- The Girl Who Silenced The World For 5 Minutes
- Bangkit dari Keterpurukan
- Tunanetra? Aku Bisa!
- Wiro Sableng #38 : Iblis Berjanggut Biru
- Kupu-Kupu di Dalam Hujan
- Aku Juga Wanita
- Gubuk
- 2,5 Persen Saja
- November(6)
- Oktober(8)
- September(15)
- Agustus(9)
- Juli(5)
- Juni(6)
- Mei(18)
- April(11)
- Maret(10)
- Februari(13)
-
Desember(21)
- 2011 (3)
Blog Archive
-
▼
2014
(122)
-
▼
Desember
(21)
- Abdiku Untukmu Keluarga Kecilku
- 10 Tips Meningkatkan Daya Kreativitas
- Filosofi Sungai
- Pria, Cinta dan Matahari
- Mengasah Jiwa Entrepreneur
- Di Seberang Padang Rumput Ilalang
- Bahasa Aneh -- Dongeng dari Negeri Swiss
- Ada Teman di Balik Pelangi
- Rencana Allah Pasti Indah
- Diantara Mahasiswa dan Dosen
- Cinta Titik
- My Book Diary
- Uji Sugestibilitas : Perlukah?
- The Girl Who Silenced The World For 5 Minutes
- Bangkit dari Keterpurukan
- Tunanetra? Aku Bisa!
- Wiro Sableng #38 : Iblis Berjanggut Biru
- Kupu-Kupu di Dalam Hujan
- Aku Juga Wanita
- Gubuk
- 2,5 Persen Saja
-
▼
Desember
(21)
About Me
Pengikut
IKLAN
Bahasa Aneh -- Dongeng dari Negeri Swiss
Dahulu kala hiduplah di Negri Swiss sebuah keluarga bangsawan. Mereka hanya memiliki seorang putra tunggal. Tapi, Putranya itu bodoh dan malas belajar.
Lalu berkatalah Ayahandanya kepadanya,“ Putraku yang terkasih, Engkau harus pergi dari sini. Aku akan mengirim Engkau ke seorang guru yang akan memberimu pelajaran. Aku menginginkan seorang putra yang pandai. “
Lalu pergilah Putra Bangsawan itu ke sebuah kota lain dan tinggal selama satu tahun dengan guru tersebut. Setelah itu, kembalilah Putra Bangsawan itu ke istananya.
Tanya Ayahandanya,“ Putraku, Engkau telah pergi selama satu tahun. Ayo, katakan apa yang telah Kau pelajari ?“
Jawab putranya,“ Baik Ayahanda, sekarang aku sudah bisa menggonggong seperti anjing, saya telah mengerti bahasa mereka.
“ Apa…. ?? “ teriak Ayahandanya dengan marah, “Kamu tidak belajar sedikit pun ? Pergi dari sini, Kamu bukan Putraku lagi Aku tidak ingin melihat kamu lagi di istana ini “
Lalu Putra Bangsawan itu meninggalkan istana ayahnya dan pergi mengembara berhari hari bahkan berminggu minggu
... baca selengkapnya di Bahasa Aneh -- Dongeng dari Negeri Swiss Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

0 komentar:
Posting Komentar